DPRD Kudus Pelajari Implementasi Smart City di Kota Yogyakarta

 

Umbulharjo - Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Dinkominfosan) Kota Yogyakarta menerima kunjungan kerja dari Komisi A DPRD Kabupaten Kudus. Rombongan DPRD Kudus diterima langsung oleh Kepala Dinkominfosan Kota Yogyakarta, Ignatius Trihastono, di Ruang Rapat Lantai 1, Jumat (14/2). 

 

Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari implementasi Smart City yang telah diterapkan di Kota Yogyakarta. Sekretaris Komisi A DPRD Kabupaten Kudus, Muhtamat, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan langkah awal bagi Kabupaten Kudus dalam mengembangkan konsep Smart City.

 

"Kota Yogyakarta jauh lebih maju dalam bidang teknologi informasi. Kami datang untuk belajar bagaimana Smart City diimplementasikan di sini. Kami masih dalam tahap awal, tetapi melihat kepemimpinan daerah yang baru sebagai momentum yang tepat untuk mulai merealisasikannya," ujar Muhtamat.

 

Kunjungan Komisi A DPRD Kabupaten Kudus

 

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinkominfosan Kota Yogyakarta, Ignatius Trihastono, mengungkapkan bahwa dalam implementasi smarta city, Pemerintah Kota Yogyakarta memiliki aplikasi Jogja Smart Service (JSS). Ia mengungkapkan banyak daerah tertarik mengadopsi konsep JSS sebagai model pelayanan publik berbasis digital. 

 

“Konsep pengembangan aplikasi JSS ini bisa dipelajari dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah karena setiap daerah memiliki ciri khasnya sendiri,” ujar Trihastono.

 

Pengembangan JSS dilakukan secara mandiri oleh Pemerintah Kota Yogyakarta, lanjutnya. Hal ini dilakukan agar lebih fleksibel dan berkelanjutan. Jika menggunakan pihak ketiga, biaya pemeliharaan dan perbaikan sistem akan lebih tinggi serta memerlukan waktu lebih lama. Oleh karena itu, pengembangan dilakukan bertahap, diawali dengan layanan internal seperti absensi pegawai, e-kinerja, dan e-office, sebelum akhirnya diperluas ke masyarakat.

 

“Pada awalnya, JSS dibangun untuk memenuhi kebutuhan pegawai terlebih dahulu. Setelah sistem berjalan dengan baik, barulah dikembangkan layanan publik untuk membangun kepercayaan masyarakat agar mau memanfaatkan layanan ini,” tambahnya.

 

Kepala Dinkominfosan Kota Yogyakarta, Ignatius Trihastono membeberkan implementasi smart city di Kota Yogya

 

Keunggulan JSS terletak pada konsep Single ID, Single Sign On, dan Single Window, yang memungkinkan integrasi layanan dalam satu sistem. Pengguna tidak perlu berulang kali memasukkan data untuk mengakses layanan yang berbeda.

 

“Kami harap pengalaman Kota Yogyakarta dalam membangun Smart City dengan aplikasi JSS dapat menjadi referensi bagi Kabupaten Kudus dalam mengembangkan sistem pelayanan publik berbasis digital yang sesuai dengan kebutuhan daerahnya,” harap Trihastono. (Chi)